RSS

Renungan Untuk para Aktivis

Orang bilang anakku seorang aktivis . Kata mereka namanya tersohor dikampusnya sana . Orang bilang anakku seorang aktivis.Dengan segudang kesibukan yang disebutnya amanah umat . Orang bilang anakku seorang aktivis .Tapi bolehkah aku sampaikan padamu nak ? Ibu bilang engkau hanya seorang putra kecil ibu yang lugu.

 

Anakku,sejak mereka bilang engkau seorang aktivis ibu kembali mematut diri menjadi ibu seorang aktivis .Dengan segala kesibukkanmu,ibu berusaha mengerti betapa engkau ingin agar waktumu terisi dengan segala yang bermanfaat.Ibu sungguh mengerti itu nak, tapi apakah menghabiskan waktu dengan ibumu ini adalah sesuatu yang sia-sia nak ? Sungguh setengah dari umur ibu telah ibu habiskan untuk membesarkan dan menghabiskan waktu bersamamu nak,tanpa pernah ibu berfikir bahwa itu adalah waktu yang sia-sia.

Anakku,kita memang berada disatu atap nak,di atap yang sama saat dulu engkau bermanja dengan ibumu ini .Tapi kini dimanakah rumahmu nak?ibu tak lagi melihat jiwamu di rumah ini .Sepanjang hari ibu tunggu kehadiranmu dirumah,dengan penuh doa agar Allah senantiasa menjagamu .Larut malam engkau kembali dengan wajah kusut.Mungkin tawamu telah habis hari ini,tapi ibu berharap engkau sudi mengukir senyum untuk ibu yang begitu merindukanmu . Ah,lagi-lagi ibu terpaksa harus mengerti,bahwa engkau begitu lelah dengan segala aktivitasmu hingga tak mampu lagi tersenyum untuk ibu . Atau jangankan untuk tersenyum,sekedar untuk mengalihkan pandangan pada ibumu saja engkau engkau,katamu engkau sedang sibuk mengejar deadline. Padahal,andai kau tahu nak,ibu ingin sekali mendengar segala kegiatanmu hari ini,memastikan engkau baik-baik saja,memberi sedikit nasehat yang ibu yakin engkau pasti lebih tahu.Ibu memang bukan aktivis sekaliber engkau nak,tapi bukankah aku ini ibumu ? yang 9 bulan waktumu engkau habiskan didalam rahimku..

Anakku, ibu mendengar engkau sedang begitu sibuk nak. Nampaknya engkau begitu mengkhawatirkan nasib organisasimu,engkau mengatur segala strategi untuk mengkader anggotamu . Engkau nampak amat peduli dengan semua itu,ibu bangga padamu .Namun,sebagian hati ibu mulai bertanya nak,kapan terakhir engkau menanyakan kabar ibumu ini nak ? Apakah engkau mengkhawatirkan ibu seperti engkau mengkhawatirkan keberhasilan acaramu ? kapan terakhir engkau menanyakan keadaan adik-adikmu nak ? Apakah adik-adikmu ini tidak lebih penting dari anggota organisasimu nak ?

Anakku,ibu sungguh sedih mendengar ucapanmu.Saat engkau merasa sangat tidak produktif ketika harus menghabiskan waktu dengan keluargamu . Memang nak,menghabiskan waktu dengan keluargamu tak akan menyelesaikan tumpukan tugas yang harus kau buat,tak juga menyelesaikan berbagai amanah yang harus kau lakukan .Tapi bukankah keluargamu ini adalah tugasmu juga nak?bukankah keluargamu ini adalah amanahmu yang juga harus kau jaga nak?

Anakku,ibu mencoba membuka buku agendamu .Buku agenda sang aktivis.Jadwalmu begitu padat nak,ada rapat disana sini,ada jadwal mengkaji,ada jadwal bertemu dengan tokoh-tokoh penting.Ibu membuka lembar demi lembarnya,disana ada sekumpulan agendamu,ada sekumpulan mimpi dan harapanmu.Ibu membuka lagi lembar demi lembarnya,masih saja ibu berharap bahwa nama ibu ada disana.Ternyata memang tak ada nak,tak ada agenda untuk bersama ibumu yang renta ini.Tak ada cita-cita untuk ibumu ini . Padahal nak,andai engkau tahu sejak kau ada dirahim ibu tak ada cita dan agenda yang lebih penting untuk ibu selain cita dan agenda untukmu,putra kecilku..

Kalau boleh ibu meminjam bahasa mereka,mereka bilang engkau seorang organisatoris yang profesional.Boleh ibu bertanya nak,dimana profesionalitasmu untuk ibu ?dimana profesionalitasmu untuk keluarga ? Dimana engkau letakkan keluargamu dalam skala prioritas yang kau buat ?

Ah,waktumu terlalu mahal nak.Sampai-sampai ibu tak lagi mampu untuk membeli waktumu agar engkau bisa bersama ibu..

Setiap pertemuan pasti akan menemukan akhirnya. Pun pertemuan dengan orang tercinta,ibu,ayah,kaka dan adik . Akhirnya tak mundur sedetik tak maju sedetik .Dan hingga saat itu datang,jangan sampai yang tersisa hanyalah penyesalan.Tentang rasa cinta untuk mereka yang juga masih malu tuk diucapkan .Tentang rindu kebersamaan yang terlambat teruntai. ( Kutipan Arif Setiawan 2012)

 

Posted by on 14 January 2012 in Academic

Leave a comment

ketika tuhan menciptakan indonesia

Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, “Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?” “Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi,” kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, “Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang”.

Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.

Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.

Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, “Lalu daerah apakah itu Tuhan?” “O, itu,” kata Tuhan, “itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni.”

Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, “Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? “
Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, “Wait, until you see the idiots I put in the government.” (tunggu sampai Saya menaruh ‘idiot2′ di pemerintahannya)

 

Posted by on 14 January 2012 in Academic

Leave a comment

Departemen Olahraga, Seni & Budaya BEM-J IPB 2010-2011

Susunan Pengurus :

1. Givo Aulia  ( Teknik Komputer 46 ) / Kepala Departemen

2. Firmansyah Lugina ( Analisis Kimia 46 ) / Wakil Kepala Departemen

3. Dhita Zulaykah Hajid ( Akutansi 46 ) / Sekretaris Departemen

4. Riana Susantyo ( Manajemen Informatika 46 ) / CO LS Cinta Olahraga

5. Andri Chan (Teknologi Manajemen Ternak 47 ) / Wa CO LS Cinta Olahraga

6. Pino Ullumuddin ( Perencanaan dan Pengendalian Produksi Manufaktur / Jasa 46 ) / CO LS Cinta Seni & Budaya

7. Ika Ratna Fajrianty ( Teknik Komputer 47 ) / Wa CO LS Cinta Seni & Budaya

8. Muthia Indah Kamila ( Manajemen Informatika 46 ) / Staff

9. Arif Sulistyanto ( Perencanaan dan Pengendalian Produksi Manufaktur / Jasa 46 ) / Staff

10. Pradana Nayang Kautsar ( Akutansi 47 ) / Staff

11. Fitria Wahyu Aprilani ( Manajemen Informatika 47 ) / Staff

12. Annisa Fitriana ( Perencanaan dan Pengendalian Produksi Manufaktur / Jasa 47 ) / Staff

13. Resti Fadillah ( Teknologi dan Manajemen Produksi Perkebunan / 47 ) / Staff

14. Emy Sylvia Simbolon ( Manajemen Agribisnis / 47 ) / Staff

15. Nurdin Yusuf ( Teknologi dan Manajemen Produksi Perkebunan / 47 ) / Staff

16. Indah Fitriani ( Teknik dan Manajemen Lingkungan / 47 ) / Staff

 

 

Posted by on 24 November 2011 in Academic

Leave a comment

Pulau Dodola

Laksana surga yang dicampakkan ke bumi. Pulau surgawi itu bernama Dodola. Terletak di Kepulauan Morotai, Maluku Utara, Pulau Dodola terdiri atas dua pulau. Pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil.

Kala air surut, kedua pulau akan menyambung oleh pasir putih memanjang. Sebuah pola guratan nan magis tampak di sepanjang pasir penyambung. Guratan-guratan yang muncul akibat angin dan ombak. Dari Dodola Besar perlu waktu sekitar lima menit berjalan kaki untuk mencapai Dodola Kecil.

Selain pasir yang menyambungkan kedua pulau, air laut yang surut menampakkan karang-karang penuh rumput laut. Sebaliknya, saat air pasang, Dodola pun bercerai menjadi dua pulau, terpisah oleh air laut bagai selat.

Pulau Dodola cocok menjadi lokasi snorkeling dan menyelam. Namun sebagai tempat untuk sekadar berjemur menatap keelokan pantai pun begitu memikat. Pastikan untuk berenang karena air yang begitu biru sangat menggoda diri untuk mencebur ke dalam hangatnya air laut.

Bagai perempuan yang bersolek, bumi Dodola berdandan dengan bedak putih. Ya, pasir putih di Dodola sangat lembut, nyaris serupa dengan bedak atau tepung. Dodola adalah gadis perawan yang rupawan. Pulau tak berpenghuni nan sepi. Hanya sesekali nelayan yang mampir melepas penat.

Saya sempat bertemu dua orang nelayan yang sedang mencari ikan di tengah lautan. Mereka beristirahat sejenak di Pulau Dodola. Ketinting atau perahu tradisional khas Maluku diparkir di tepi pantai. Jika Anda ingin bertandang ke pulau elok itu, Anda bisa menumpang Ketingting.

“Lima puluh ribu sekali jalan,” begitu kata salah satu nelayan. Anda bisa juga menyewa speedboat untuk mencapai Pulau Dodola. Namun, menumpang ketinting sambil mengikuti kesibukan nelayan melaut tentu memberi kesan yang lebih mendalam.

Di Dodola Kecil sama sekali tidak ada sentuhan manusia. Berbeda dengan Pulau Dodola Besar yang memiliki dermaga kayu dan bangunan semacam vila. Namun vila itu tak terawat dan dibiarkan telantar. Pemerintah kabupaten memang berencana mengembangkan pulau itu sebagai obyek wisata lengkap dengan penginapan persis di tepi pantai.

Kabupaten Morotai sendiri terdiri dari gugusan lebih dari tiga puluh pulau. Sebagian besar adalah pulau-pulau kecil yang tak berpenghuni. Morotai terkenal sebagai lokasi bersejarah yang berperan besar pada Perang Dunia II. Jepang dan tentara sekutu pernah bertempur di pulau itu. Karena itu, kedua kubu pernah bermarkas.

Sampai kini, sisa peninggalan bersejarah masih bisa terlihat jelas di dasar laut. Karena itu, aktivitas menyelam di Morotai bagai mengabungkan wisata bahari dengan wisata sejarah. Firman, penyelam asli Morotai, menuturkan, ada 13 titik laut yang ada peninggalan sejarah.

“Lima lokasi sudah ada dokumentasinya. Sisanya masih berupa cerita-cerita rakyat, jadi belum terbukti,” kata Firman. Kelima lokasi tersebut ada di Wawama, Totodaku, Mira, Buhobuho, dan laut di antara Dodola dengan Kelerai.

“Di Wawama dan Totodaku, ada pesawat sekutu dan jip. Kalau di Mira ada kapal karam. Di Buhohubo dan dekat Dodola ada pesawat tempur,” katanya. Firman bertekad untuk terus menyelam demi menyingkap laut Morotai yang menyimpan sisa-sisa Perang Dunia II.

 

Posted by on 19 February 2011 in Academic

Leave a comment

Tahun 2036 ; Bumi Bertabrakan dengan “Apophis”

Para ahli astronomi Rusia memperkirakan bahwa asteroid Apophis akan menabrak Bumi pada 13 April 2036. “Apophis akan mencapai Bumi dalam jarak 37 ribu hingga 38 ribu kilometer pada 13 April 2029. Sepertinya asteroid itu akan menabrak Bumi pada 13 April 2036,” kata Profesor Leonid Sokolov dari Universitas Negeri, Saint Petersburg.

Ilmuwan itu mengatakan bagaimanapun kesempatan tabrakan pada 2036 sangatlah kecil. Ia juga menambahkan bahwa asteroid sepertinya akan terpecah menjadi bagian-bagian kecil dan tabrakan dengan Bumi yang lebih kecil dapat terjadi pada tahun-tahun berikutnya.

“Tugas kami adalah untuk memikirkan dan mengembangkan ragam rencana alternatif serta rancangan tindakan yang bergantung pada hasil pengamatan Apophis lebih jauh,” kata Sokolov.

Asteroid tersebut ditemukan pada 2004 dan dianggap sebagai ancaman terbesar bagi planet Bumi walaupun ilmuwan NASA mengurangi kemungkinan tabrakan berbahaya dengan Bumi pada 2036.

Badan Antariksa Rusia mengumumkan rencananya lebih awal untuk mempertimbangkannya. __________________

 

Posted by on 19 February 2011 in Academic

Leave a comment

generasi harapan bangsa

Seorang ulama Mesir, Hasan Al Banna pernah memberikan sebuah kata-kata mutiara nan indah, “Jika engkau ingin melihat wajah negeri ini 10 atau 20 tahun yang akan datang, maka lihatlah pemudanya hari ini.” Sebuah kata mutiara nan sederhana namun mempunyai makna visioner. Betapa tidak, bila kita renungkan bersama, kalimat tersebut memang ada benarnya. Bahwa wajah suatu negeri di masa depan sangat erat kaitannya dengan tingkah polah pemuda-pemudanya di masa sekarang. Hal tersebut dikarenakan pemuda yang saat ini ada akan mengambil alih peran-peran penting dalam negeri tersebut saat mereka sudah mapan untuk menggantikan tokoh-tokoh yang telah udzur. Begitu pula sebaliknya, wajah sebuah negeri pada hari ini, tak lepas dari karakteristik pemudanya pada 10 atau 20 tahun yang lalu.

 

Posted by on 27 January 2011 in Academic

Leave a comment

hasil akhir perolehan medali OMDIFEX 2010

Spirit Of New Generation..
hasil akhir perolehan medali OMDIFEX 2010.

1. Manajemen Agribisnis (MAB) 4 EMAS , 0 PERAK , 2 PERUNGGU
2. Teknologi Manajemen Ternak (TNK) 3 EMAS , 2 PERAK , 0 PERUNGGU
3. Perencanaan Produksi Manufaktur Jasa (PPMJ) 2 EMAS, 0 PERAK, 2 PERUNGGU
4. Teknologi Produksi Pengembangan Masyarakat Pertanian (PPP) 1 EMAS , 3 PERAK , 0 PERUNGGU
5. Manajemen Informatika (INF) 1 EMAS , 1 PERAK , 1 PERUNGGU
6. Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) 1 EMAS , 0 PERAK , 1 PERUNGGU
7. Teknologi Industri Benih (TIB) 1 EMAS , 0 PERAK , 0 PERUNGGU
8. Ekowisata (EKW) 0 EMAS , 3 PERAK , 0 PERUNGGU
9. Teknik Komputer (TEKOM) 0 EMAS , 1 PERAK , 5 PERUNGGU
10. Analisis Kimia (KIM) 0 EMAS , 1 PERAK , 1 PERUNGGU
11. Akutansi (AKN) 0 EMAS , 1 PERAK , 0 PERUNGGU
12. Supervisor Jaminan Mutu Pangan (JMP) 0 EMAS , 1 PERAK , 0 PERUNGGU
13. Komunikasi (KMN) 0 EMAS , 0 PERAK , 1 PERUNGGU
14. Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya (IKN) 0 EMAS , 0 PERAK , 0 PERUNGGU
15. Teknik dan Manajemen Lingkungan (LNK) 0 EMAS , 0 PERAK , 0 PERUNGGU
16. Manajemen Industri Jasa makanan & Gizi (GZI) 0 EMAS , 0 PERAK , 0 PERUNGGU
17. Teknik Manajemen Perkebunan (TMP) 0 EMAS , 0 PERAK , 0 PERUNGGU

 

Posted by on 5 December 2010 in Academic

Leave a comment

Semangat OMDIFEX

OMDIFEX 2010

SPIRIT OF NEW GENERATION !!!!!…

Alhamdulillah, acara spektakuler di Diploma IPB yaitu OMDIFEX 2010 resmi di tutup pada tanggal 21 November 2010.

Pertama saya ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan civitas diploma IPB yang telah membantu terlaksananya acara ini, dan tidak lupa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Program Keahlian yang ada di diploma IPB yang telah berpartisipasi di OMDIFEX kali ini.

“tidak ada yang sempurna”, tidak ada acara yang benar-benar berhasil 100 %, begitu juga dengan OMDIFEX 2010.

Meskipun kami dari pihak panitia telah berusaha memberikan yang terbaik, tapi masih ada kekurangan di sana sini. Maka oleh karena itu, saya givo aulia selaku ketua pelaksana OMDIFEX 2010 meminta maaf kepada semua pihak yang terkait atas kesalahan dan kekurangan yang terjadi, baik di sengaja maupun yang tidak di sengaja.

OMDIFEX (Olimpiade Mahasiswa Diploma IPB Final Expo) 2010 mempertandingkan 10 cabang olahraga untk OMDI, dan 5 rangkaian acara untuk DIFEX.

Kesepuluh cabang olahraga untuk OMDI adalah futsal, sepakbola, basket, voly, badminton, tenis lapangan, tenis meja, atletik, catur, dan renang. Kemudian rangkaian kegiatan di DIFEX sendiri yaitu Diploma Idol, Diploma Mencari Bakat, English Competition, Expo, dan Fenusia (Festival Nusantara Indonesia).

Selanjutnya, tujuan di selenggarakan OMDIFEX adalah :

  • Mengembangkan semangat olahraga, seni dan budaya di kalangan mahasiswa Diploma IPB
  • Sebagai ajang penggalian bakat mahasiswa di bidang olahraga, seni dan budaya.
  • Menjalin persaudaraan dan kebersamaan melalui momentum olahraga, seni dan budaya.

Dan tidak hanya itu rekan-rekan, di OMDIFEX inilah kita mencari bibit-bibit baru diploma. Yang nantinya akan diseleksi lagi untuk dikirim mewakili diploma untuk event yang lebih besar. Karena dua event besar IPB telah menanti kita, OMI (Olimpiade Mahasiswa IPB) 2011 dan IAC (IPB Art Contest) 2011. Dimana target diploma untuk 2011 adalah merebut piala OMI dari TPB dan membawa pulang piala IAC ke diploma, yang di tahun 2010 piala IAC mampir dulu ke Faperta.

Jadi mulai dari sekarang diharapkan kerjasama dari seluruh civitas diploma IPB untuk membangun tim yang solid di bidang olahraga dan seni. Karena, tanpa kerjasama dari kita semua impian besar itu tidak akan pernah terwujud.

Sejarah singkat OMDIFEX :

OMDIFEX pertama kali diadakan pada tahun 2007, yang waktu itu masih terdiri dari 2 rangkaian kegiatan yang terpisah. Yaitu OMDI (Olimpiade Mahasiswa Diploma IPB) dan DIFEX (Diploma Final Expo). Barulah pada tahun 2009 OMDI dan DIFEX digabung, dan menjadi sebuah acara yang lebih besar yaitu OMDIFEX. Jadi di tahun 2010 adalah tahun kedua OMDI dan DIFEX digabung.

Program Keahlian yang pernah menjadi juara umum OMDI adalah :

Yang pertama pada tahun 2007 juara umumnya adalah Manajemen Agribisnis (MAB), tahun  2008 juara umumnya Manajemen Informatika (INF) & Teknologi Manajemen Ternak (TNK), tahun 2009 juara umumnya Teknologi Manajemen Ternak (TNK).

Dan yang berhasil keluar menjadi jawara OMDI tahun ini adalah Manajemen Agribisnis (MAB) yang sukses meraih 4 emas dan 2 perunggu.

Dan tak lupa pula selamat kepada para juara DIFEX, juara-juara Diploma Idol, juara Diploma Mencari Bakat, juara English Competition, juara stand expo dan fenusia.

Khusus Diploma Idol dan Diploma Mencari Bakat, baru ini pertama kali diadakan di Diploma. Dan English Competition untuk pertama kalinya diadakan di IPB.

Kemudian harapannya ke depan untuk OMDIFEX 2011, semoga bisa lebih baik lagi dan lebih menarik daripada sekarang. Pelajari kekurangan-kekurangan yang ada di OMDIFEX 2010. Karena suatu keberhasilan itu dapat dilihat apabila kita bisa menjadi berbeda dari pendahulu kita, jangan pernah menjadi sama. Karena seseorang bisa di katakan sukses apabila dia bisa menjadi lebih baik dari pendahulunya.

Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa Diploma IPB yang telah membantu kesuksesan acara ini. Tetap jaga sportivitas.

Sampai jumpa di OMDIFEX 2011, dengan suasana dan semangat-semangat yang baru dan seorang ketua pelaksana yang baru juga tentunya.

SALAM OLAHRAGA, SENI & BUDAYA

HIDUP MAHASISWA !!!!!..

Givo Aulia

Ketua Pelaksana OMDIFEX 2010

 

Posted by on 29 November 2010 in Academic

Leave a comment

RESISTOR

Resistor adalah komponen elektronik dua saluran yang didesain untuk menahan arus listrik dengan memproduksi penurunan tegangan diantara kedua salurannya sesuai dengan arus yang mengalirinya, berdasarkan hukum Ohm:

Resistor digunakan sebagai bagian dari jejaring elektronik dan sirkuit elektronik, dan merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan. Resistor dapat dibuat dari bermacam-macam kompon dan film, bahkan kawat resistansi (kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikelkromium).

Karakteristik utama dari resistor adalah resistansinya dan daya listrik yang dapat diboroskan. Karakteristik lain termasuk koefisien suhu, desah listrik, dan induktansi.

Resistor dapat diintegrasikan kedalam sirkuit hibrida dan papan sirkuit cetak, bahkan sirkuit terpadu. Ukuran dan letak kaki bergantung pada desain sirkuit, resistor harus cukup besar secara fisik agar tidak menjadi terlalu panas saat memboroskan daya.

Satuan

Ohm (simbol: Ω) adalah satuan SI untuk resistansi listrik, diambil dari nama Georg Simon Ohm. Biasanya digunakan prefix miliohm, kiloohm dan megaohm.

Konstruksi

Komposisi karbon

Resistor komposisi karbon terdiri dari sebuah unsur resistif berbentuk tabung dengan kawat atau tutup logam pada kedua ujungnya. Badan resistor dilindungi dengan cat atau plastik. Resistor komposisi karbon lawas mempunyai badan yang tidak terisolasi, kawat penghubung dililitkan disekitar ujung unsur resistif dan kemudian disolder. Resistor yang sudah jadi dicat dengan kode warna dari harganya.

Unsur resistif dibuat dari campuran serbuk karbon dan bahan isolator (biasanya keramik). Resin digunakan untuk melekatkan campuran. Resistansinya ditentukan oleh perbandingan dari serbuk karbon dengan bahan isolator. Resistor komposisi karbon sering digunakan sebelum tahun 1970-an, tetapi sekarang tidak terlalu populer karena resistor jenis lain mempunyai karakteristik yang lebih baik, seperti toleransi, kemandirian terhadap tegangan (resistor komposisi karbon berubah resistansinya jika dikenai tegangan lebih), dan kemandirian terhadap tekanan/regangan. Selain itu, jika resistor menjadi lembab, bahang dari solder dapat mengakibatkan perubahan resistansi yang tak dapat dikembalikan.

Walaupun begitu, resistor ini sangat reliabel jika tidak pernah diberikan tegangan lebih ataupun panas lebih.

Resistor ini masih diproduksi, tetapi relatif cukup mahal. Resistansinya berkisar antara beberapa miliohm hingga 22 MOhm.

Film karbon

Selapis film karbon diendapkan pada selapis substrat isolator, dan potongan memilin dibuat untuk membentuk jalur resistif panjang dan sempit. Dengan mengubah lebar potongan jalur, ditambah dengan resistivitas karbon (antara 9 hingga 40 µΩ-cm) dapat memberikan resistansi yang lebar[1]. Resistor film karbon memberikan rating daya antara 1/6 W hingga 5 W pada 70°C. Resistansi tersedia antara 1 ohm hingga 10 MOhm. Resistor film karbon dapat bekerja pada suhu diantara -55°C hingga 155°C. Ini mempunyai tegangan kerja maksimum 200 hingga 600 volt[2].

Film logam

Unsur resistif utama dari resistor foil adalah sebuah foil logam paduan khusus setebal beberapa mikrometer.

Resistor foil merupakan resistor dengan presisi dan stabilitas terbaik. Salah satu parameter penting yang mempengaruhi stabilitas adalah koefisien temperatur dari resistansi (TCR). TCR dari resistor foil sangat rendah. Resistor foil ultra presisi mempunyai TCR sebesar 0.14ppm/°C, toleransi ±0.005%, stabilitas jangka panjang 25ppm/tahun, 50ppm/3 tahun, stabilitas beban 0.03%/2000 jam, EMF kalor 0.1μvolt/°C, desah -42dB, koefisien tegangan 0.1ppm/V, induktansi 0.08μH, kapasitansi 0.5pF..

Penandaan resistor

Resistor aksial biasanya menggunakan pola pita warna untuk menunjukkan resistansi. Resistor pasang-permukaan ditandas secara numerik jika cukup besar untuk dapat ditandai, biasanya resistor ukuran kecil yang sekarang digunakan terlalu kecil untuk dapat ditandai. Kemasan biasanya cokelat muda, cokelat, biru, atau hijau, walaupun begitu warna lain juga mungkin, seperti merah tua atau abu-abu.

Resistor awal abad ke-20 biasanya tidak diisolasi, dan dicelupkan ke cat untuk menutupi seluruh badan untuk pengkodean warna. Warna kedua diberikan pada salah satu ujung, dan sebuah titik (atau pita) warna di tengah memberikan digit ketiga. Aturannya adalah “badan, ujung, titik” memberikan urutan dua digit resistansi dan pengali desimal. Toleransi dasarnya adalah ±20%. Resistor dengan toleransi yang lebih rapat menggunakan warna perak (±10%) atau emas (±5%) pada ujung lainnya.

Identifikasi empat pita

Identifikasi empat pita adalah skema kode warna yang paling sering digunakan. Ini terdiri dari empat pita warna yang dicetak mengelilingi badan resistor. Dua pita pertama merupakan informasi dua digit harga resistansi, pita ketiga merupakan pengali (jumlah nol yang ditambahkan setelah dua digit resistansi) dan pita keempat merupakan toleransi harga resistansi. Kadang-kadang pita kelima menunjukkan koefisien suhu, tetapi ini harus dibedakan dengan sistem lima warna sejati yang menggunakan tiga digit resistansi.

Sebagai contoh, hijau-biru-kuning-merah adalah . Deskripsi yang lebih mudah adalah: pita pertama, hijau, mempunyai harga 5 dan pita kedua, biru, mempunyai harga 6, dan keduanya dihitung sebagai 56. Pita ketiga,kuning, mempunyai harga 104, yang menambahkan empat nol di belakang 56, sedangkan pita keempat, merah, merupakan kode untuk toleransi ±2%, memberikan nilai 560.000Ω pada keakuratan ±2%.

Warna Pita pertama Pita kedua Pita ketiga
(pengali)
Pita keempat
(toleransi)
Pita kelima
(koefisien suhu)
Hitam 0 0 ×100
Cokelat 1 1 ×101 ±1% (F) 100 ppm
Merah 2 2 ×102 ±2% (G) 50 ppm
Oranye 3 3 ×103 15 ppm
Kuning 4 4 ×104 25 ppm
Hijau 5 5 ×105 ±0.5% (D)
Biru 6 6 ×106 ±0.25% (C)
Ungu 7 7 ×107 ±0.1% (B)
Abu-abu 8 8 ×108 ±0.05% (A)
Putih 9 9 ×109
Emas ×10-1 ±5% (J)
Perak ×10-2 ±10% (K)
Kosong ±20% (M)

Identifikasi lima pita

Identifikasi lima pita digunakan pada resistor presisi (toleransi 1%, 0.5%, 0.25%, 0.1%), untuk memberikan harga resistansi ketiga. Tiga pita pertama menunjukkan harga resistansi, pita keempat adalah pengali, dan yang kelima adalah toleransi. Resistor lima pita dengan pita keempat berwarna emas atau perak kadang-kadang diabaikan, biasanya pada resistor lawas atau penggunaan khusus. Pita keempat adalah toleransi dan yang kelima adalah koefisien suhu.

Resistor pasang-permukaan

Gambar ini menunjukan empat resistor pasang permukaan (komponen pada kiri atas adalah kondensator) termasuk dua resistor nol ohm. Resistor nol ohm sering digunakan daripada lompatan kawat sehingga dapat dipasang dengan mesin pemasang resistor.

Resistor pasang-permukaan dicetak dengan harga numerik dengan kode yang mirip dengan kondensator kecil. Resistor toleransi standar ditandai dengan kode tiga digit, dua pertama menunjukkan dua angka pertama resistansi dan angka ketiga menunjukkan pengali (jumlah nol). Contoh:

“334” = 33 × 10.000 ohm = 330 KOhm
“222” = 22 × 100 ohm = 2,2 KOhm
“473” = 47 × 1,000 ohm = 47 KOhm
“105” = 10 × 100,000 ohm = 1 MOhm

Resistansi kurang dari 100 ohm ditulis: 100, 220, 470. Contoh:

“100” = 10 × 1 ohm = 10 ohm
“220” = 22 × 1 ohm = 22 ohm

Kadang-kadang harga-harga tersebut ditulis “10” atau “22” untuk mencegah kebingungan.

Resistansi kurang dari 10 ohm menggunakan ‘R’ untuk menunjukkan letak titik desimal. Contoh:

“4R7″ = 4.7 ohm
“0R22″ = 0.22 ohm
“0R01″ = 0.01 ohm

Resistor presisi ditandai dengan kode empat digit. Dimana tiga digit pertama menunjukkan harga resistansi dan digit keempat adalah pengali. Contoh:

“1001” = 100 × 10 ohm = 1 kohm
“4992” = 499 × 100 ohm = 49,9 kohm
“1000” = 100 × 1 ohm = 100 ohm

“000” dan “0000” kadang-kadang muncul bebagai harga untuk resistor nol ohm

Resistor pasang-permukaan saat ini biasanya terlalu kecil untuk ditandai.

Penandaan tipe industri

Format:

XX YYYZ

  • X: kode tipe
  • Y: nilai resistansi
  • Z: toleransi
Rating Daya pada 70°C
Kode Tipe Rating Daya (Watt) Teknik MIL-R-11 Teknik MIL-R-39008
BB RC05 RCR05
CB ¼ RC07 RCR07
EB ½ RC20 RCR20
GB 1 RC32 RCR32
HB 2 RC42 RCR42
GM 3
HM 4
Kode Toleransi
Toleransi Teknik Industri Teknik MIL
±5% 5 J
±20% 2 M
±10% 1 K
±2% G
±1% F
±0.5% D
±0.25% C
±0.1% B

Rentang suhu operasional membedakan komponen kelas komersil, kelas industri dan kelas militer.

  • Kelas komersil: 0 °C hingga 70 °C
  • Kelas industri: −40 °C hingga 85 °C (seringkali −25 °C hingga 85 °C)
  • Kelas militer: −55 °C hingga 125 °C (seringkali -65 °C hingga 275 °C)
  • Kelas standar: -5°C hingga 60°
 

Posted by on 24 June 2010 in Academic

2 Comments

Perbedaan antara Domain, Workgroup, dan Homegroup

Domain, workgroup, dan homegroup menunjukan metode yang berbeda dalam mengorganisasi komputer di jaringan. Perbedaan utamanya adalah pada bagaimana komputer dan peralatan lain di jaringan di manage.

Komputer yang menjalankan Windows disebuah jaringan pasti bagian dari sebuah workgroup atau sebuah domain. Komputer yang menjalankan Windows di jaringan rumahan juga bisa menjadi bagian dari sebuat homegroup, tapi hal ini bisa tidak digunakan.

Sekarang kita akan membahas perbedaan antara Domain, Workgroup, dan Homegroup.

Workgroup

· Dalam sebuah workgroup komputer akan bersifat sebagai peer, tidak ada komputer yang mengontrol komputer lainnya.

· Setiap komputer memiliki user akun masing-masing, untuk masuk ke sebuah komputer yang di share di workgroup kita harus mempunya akun di komputer tersebut.

· Sebuah workgroup biasanya tidak lebih dari 20 komputer.

· Workgroup tidak dilindungi oleh password

· Semua komputer harus dalam satu subnet dan dalam satu local network.

Domain

· Ada satu atau lebih komputer yang bertindak sebagai server. Dimana dari server tersebut semua aspek security, policy dan permisi semua komputer di domain diatur oleh network admin. Hal ini akan memudahkan pengaturan semua komputer dalam domain.

· Bisa login di komputer manapun dalam domain dengan menggunakan satu domain akun.

· User hanya bisa mengubah settingan komputernya secara terbatas, karena hal-hal yang krusial sudah di atur oleh network admin di server.

· Dalam sebuah domain, jumlah komputer bisa ribuan banyaknya.

· Dan komputer bisa terletak dijaringan mana saja, tidak harus dalam satu jaringan lokal.

Homegroup

· Homegroup adalah bagian dari Workgroup, denngan Homegroup komputer akan mudah dalam berbagi pakai seperti share gambar, musik, video, dan printer dengan komputer lain yang ada di homegroup.

· Homegroup dilindungin oleh password, dimana sebuah komputer yang ingin di masukan ke homegroup diharuskan memasukan password, hal ini dilakukan sekali saja.

· Hanya ada di Windows 7.

Itulah perbedaan antara, Domain, Workgroup, dan Homegroup semoga bisa menjadi pencerahan buat kita semua.

 

Posted by on 22 June 2010 in Academic

3 Comments